Menutup Pintu Sorga

Penyaliban Yesus Kristus

Yesus Kristus disalibkan di bukit Tengkorak, tempat yang umum digunakan untuk menyalibkan orang. Hukuman disalib adalah hukuman yang paling berat di dalam tradisi Roma. Ketika dilaksanakan, tujuannya adalah untuk mempertontonkan kekejaman dari hukuman tersebut kepada khalayak ramai.

salib kristus

Di bukit Tengkorak banyak tiang salib. Orang akan disalib harus memikul kayu palang ke bukit Tengkorak. Itu adalah siksaan sekaligus tontonan bagi khalayak ramai. Sesampainya di bukit tengkorak, kayu palang itu lalu disatukan dengan tiang salib.

Orang yang disalib lalu diikat kedua lengan atasnya di palang salib sementara kakinya diikat pada tiang salib. Tujuan mengikat ini adalah agar DIA tetap terikat pada kayu salib. Pergelangan tangan-Nya lalu dihunjam dengan paku, kedua telapak kaki-Nya disusun lalu dihunjam pula dengan paku. Para tentara lalu menegakkan tiang salib dengan menggunakan tali.

Untuk mempercepat kematian orang yang disalib, maka kedua lutut-Nya dihancurkan, itu agar DIA tidak bisa bertumpu dan menyanggah berat badan-Nya. Untuk memastikan bahwa orang yang disalib itu sudah mati, DIA dihunjam dengan tombak di perut, di bawah rusuk kiri, maka darah dan air yang mengucur keluar.

Mati artinya tubuh dan roh berpisah. Tubuh membusuk jadi tanah, arwah kembali kepada pencipta-Nya. Ketika disalib, YESUS KRISTUS benar-benar mati. Itu bukan rakayasa. DIA disalib di hadapan ribuan penonton, baik penduduk Yerusalem maupun penduduk dari luar Yerusalem yang saat itu berkunjung ke Yerusalem. DIA mati, jantung berhenti berdetak, ketika ditikam oleh seorang tentara romawi di rusuk kiri-Nya, yang keluar adalah air, bukan darah. Itu adalah bukti bahwa DIA benar-benar mati.

Namun, YESUS KRISTUS yang telah mati itu bangkit pada hari ke tiga. DIA mula-mula menampakkan diri kepada para wanita. DIA kemudian menampakkan diri kepada murid-murid-Nya yang lain, lalu menampakan diri kepada kedua belas murid-Nya lalu kepada LIMA RATUS lebih orang, lalu menampakkan diri kepada Yakobus, anak Ibu Kristus, terakhir kali DIA menampakan diri kepada Paulus.

1 Korintus 15 : 3-8 : "Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal. Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul. Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya."