Menyebelah - tidak memahami secara utuh dan lengkap

Ada banyak kitab lain di dunia ! Walaupun sama-sama menyebutnya Alkitab, namun Alkitab para menara pengawal bukan Alkitab penulis, demikian juga kitab gereja mormon.

Banyak orang Kristen, menyplik ayat-ayat Kitab Suci pemeluk agama lain untuk membenarkan Alkitab dan banyak juga pemeluk agama lain yang menggunakan ayat-ayat Alkitab untuk membenarkan Kitab Sucinya.

Namun kedua pihak lupa, bahwa baik Alkitab maupun Kitab Suci lainnya harus diterima secara utuh dan lengkap. bila pemeluk kristen menggunakan ayat-ayat  Kitab Suci lainnya untuk membenarkan Alkitab, maka pemeluk kristen harus menerima seluruh Kitab Suci lainnya sebagai kebenaran, begitupun sebaliknya. 

Bila tidak melakukannya, itu berarti MENYEBELAH, artinya TIDAK memahami secara utuh dan lengkap. Bila kita  MENYEBELAH, maka kita akan jatuh pada langkah berikutnya, memahami Alkitab sesuai dengan kebutuhan kita, bila ada ayat yang tidak sesuai kita akan melupakannya atau bila menyebutnya kita akan melakukan “revisi”.

Alangkah tidak bijaksana bila mengatakan bahwa Alkitab itu benar karena kitab Suci “anu” juga membenarkannya atau sebaliknya dikatakan, Yesus Kristus bukan Allah karena Kitab yang sama menyatakannya.

Kita boleh-boleh saja meyakini bahwa ketika mengakui Alkitab, Kitab Suci “anu” itu benar, namun ketika menyatakan Yesus Kristus bukan Allah, kitab Suci ‘anu” itu salah. Namun lucu kan ? Karena orang itu akan bertanya, atas dasar apa Anda bilang ini benar dan itu salah? Lalu Anda akan bilang, Karena Alkitab menyatakan bahwa……..

Bagi penulis ALKITAB ADALAH STANDAR KEBENARAN dalam mengenal ALLAH YAITU ALLAH adalah KASIH.