Memahami Kehidupan

ALKITAB seolah-olah hidup bila kita tekun membaca FirmanNya, karena firman itu berbicara tentang kita, tentang hakikat sebagai manusia. Apa yang kita bawa untuk ALKITAB itulah hasil yang akan kita petik. ALKITAB kita itu hidup, ia akan berbicara, ia seperti punya kaki yang sanggup mengejar kita dan punya tangan yang siap memegangnya. Karena ALKITAB memerintahkan kita untuk saling mengasihi sesama kita, mengasihi musuh kita bahkan mendoakan mereka yang memusuhi kita. itulah ajaran ALLAH SEJATI. ALLAHNYA ORANG KRISTEN DAN ISRAEL.

imageApakah mungkin benar bahwa kita jauh lebih berharga bagi-NYA daripada DIA bagi kita ? Bahwa kita diterima-NYA meskipun kita tidak layak dapat diterima? Bahwa kita dikasihi-NYA meskipun kita tidak layak dikasihi? Bahwa di dalam diri-NYA jiwa kita dapat menemukan harkat yang sebenarnya, meski kita sendiri tidak berharga? Kita hampir-hampir tak dapat memahami hal-hal itu.

Karena banyak orang yang tidak mengerti akan hal ini, sehingga mereka tidak percaya akan KEMURAHAN dan KASIH KARUNIA TUHAN. Mereka lebih percaya dengan banyaknya RITUAL dan TUNTUTAN AGAMANYA, sehingga mereka merasa dapat BERBUAT SESUATU untuk TUHAN.

Kehidupan tanpa kasih Tuhan, bagaimana bisa memahami hidup?
hidup membunuh sesamanya, bagaimana bisa meyakini Tuhan?
ah, kalau kita hanya menelan AJARAN dunia begitu saja,
apa jadinya, tersungkur di tong sampah
begitu kotor, begitu luka terlunta.

Apakah di zaman akhir ini masih ada orang yang belum mengenal YESUS KRISTUS secara baik dan benar? Ah, ini mesti perlu pakai bahasa iklan : "HARI GINI MASIH BELON KENAL YESUS ? BERTOBATLAH !"

YESUS KRISTUS datang untuk melakukan kehendak ALLAH, dan kita pun harus demikian, apakah kita sudah melakukan seperti DIA ? YESUS KRISTUS adalah Tuhan karena Ia memiliki banyak harkat ALLAH yang TIDAK DIMILIKI oleh manusia MANAPUN juga ! Siapa manusia di bumi yang pernah ada berani mengucapkan kata demikian : Kepada seorang berdosa yang bertobat, Yesus sambil berteriak, "Dosamu telah diampuni." (Lukas 7:48)