Iman Bukan Keyakinan

Bagi manusia, RENCANA dan KENYATAAN adalah dua hal yang berbeda waktu namun bagi ALLAH rencana dan kenyataan adalah HAL yang sama waktu karena rencana ALLAH PASTI jadi KENYATAAN, MUSTAHIL gagal.

imageALLAH punya imajinasi. Imajinasi ALLAH pati menjadi kenyataan, karena ALLAH memiliki KEMAMPUAN untuk mewujudkannya dan TIDAK ada kekuatan di luar diri-NYA yang mampu menentang imajinasi-Nya menjadi kenyataan. Itulah yang diajarkan oleh Alkitab.

IMAN memandang jauh ke depan DAN akal budi mengejar kemudian untuk melihat apa yang diimani.

IMAN bukan KEYAKINAN bahwa sesuatu akan terjadi namun PENYERAHAN diri atau PENAKLUKAN diri secara TOTAL kepada Tuhan. IMAN bukan KEYAKINAN bahwa SESUATU akan terjadi. IMAN adalah PASRAH!

PASRAH bukan MENYERAH. PASRAH adalah kondisi ketika kita secara SADAR menaklukan diri sambil berkata, OK saya terima itu. Doa Tuhan Yesus di taman Getsemani adalah contoh PASRAH. Ketika Yesus Pasrah, Dia melakukannya karena, kehendak-Mu-lah yang JADI. Dia tidak melakukannya karena tidak berdaya. Namun Dia melakukannya demi CINTA. Itulah yang harus KITA TELADANI.

Penderitaan memang tidak NYAMAN, namun penderitaan bukan apa-2 dibandingkan dengan KENIKMATAN yang dirasakan karena telah menyenangkan Allah. Apakah saya menderita? BENAR! Apakah saya menderita? TIDAK! Karena kenikmatan menyenangkan-Mu jauh lebih NIKMAT dibanding KESUSAHAN menanggung penderitaan.

Lagu Rohani :
HATI S’BAGAI HAMBA
Ku Tak Membawa..Apapun Jua
Saat Ku Datang Ke Dunia
Ku Tinggal Semua..Pada Akhirnya
Saat Ku Kembali Ke Surga

Reff :
Inilah Yang Ku Punya
Hati S’bagai Hamba
Yang Mau Taat Dan Setia
Pada-Mu Bapa

Kemanapun Ku Bawa
Hati Yang Menyembah
Dalam Roh Dan Kebenaran
Sampai Slamanya

Bagaimanaku Membalas Kasih-Mu
S’gala Yang Ku Punya Itu Milik-Mu
Itu Milik-Mu….