Masihkah Ada yang Dipercaya–Bagian 4

7. Salah satu keajaiban Alkitab adalah keharmonisan isinya sehingga membentuk satu kesatuan. Perhatikan fakta-fakta menakjubkan ini:

A. Ke-66 buku di dalam Alkitab ditulis:image

  1. Di tiga benua.
  2. Dalam tiga bahasa.
  3. Oleh sekitar 40 orang dari latar belakang berbeda-beda (raja, gembala,
    ilmuwan, ahli hukum, jenderal perang, penjala ikan, imam, dan dokter
    medis).
  4. Dalam rentang waktu sekitar 1500 tahun.
  5. Mengenal topik-topik yang paling kontro-versial sekalipun.
  6. Oleh orang-orang yang, dalam sebagian besar kasus, tak pernah bertemu satu sama lain.
  7. Ditulis oleh orang-orang dengan pendidikan dan latar
    belakang yang sangat berbeda-beda.

B. Namun, walau kelihatannya tidak mungkin,

  1. Ke-66 buku itu tetap selaras isinya, membentuk satu kesatuan.
  2. 2. Seringkali pemikiran tentang suatu topik dinyata-kan dengan lebih mendalam di bagian lain dari Alkitab, tapi pemikiran itu tidak bertentangan dengan apa yang dikatakan para penulis Alkitab lainnya tentang topik yang sama.

C. Menakjubkan!

Cobalah minta beberapa orang yang telah menyaksikan peristiwa yang sama untuk memberi laporan tentang apa yang terjadi. Pasti, akan sangat berbeda-beda hasilnya, dan pada akhirnya selalu bertentangan satu sama lain dalam hal-hal tertentu. Tapi Alkitab, yang ditulis oleh 40 penulis melampaui rentang waktu 1.500 tahun, bila kita membacanya, akan terdengar seolah-olah Buku itu ditulis oleh satu Oknum yang Besar. Dan pada kenyataannya memang begitu: “tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Tuhan.” (2 Petrus 1:21). Roh Kudus menggerakkan mereka semua. Dia adalah Penulis Alkitab yang sesungguhnya. Keempat Injil [Matius, Markus, Lukas, Yohanes] kadang-kadang berbeda dalam cara menyampaikan peristiwa yang sama, tapi perbedaan itu justru saling melengkapi.

8 . Apa bukti nyata bahwa inspirasi dari Alkitab hadir dalam
kehidupan manusia ?
Alkitab berkata, “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah imagedatang.” (2 Korintus 5:17). Jawab: Hidup yang diubahkan dari orang-orang yang mematuhi Yesus dan menuruti isi Alkitab memberikan bukti yang paling kuat bahwa Alkitab berasal dari Tuhan. Pemabuk menjadi orang yang berpikiran jernih; pezinah menjadi murni; pecandu menjadi bebas dari kecanduannya; orang yang suka mengucapkan kata-kata kotor menjadi bisa mengekang lidah, orang yang penakut jadi pemberani; dan orang yang pemarah jadi lemah-lembut

imageSeorang warga negara Amerika yang modern dan pandai tapi tak percaya Alkitab mengunjungi sebuah pulau yang sebagian besar suku-suku primitifnya masih kanibal. Waktu dia melihat seorang lelaki tua dari salah satu suku primitif itu membaca Alkitab, dia mengejek orang tua itu karena membaca sebuah buku yang “penuh dongeng yang telah terbukti kebohongannya.” Orang primitif itu tersenyum padanya dan berkata, “Teman, bersyukurlah suku kami sekarang percaya pada buku ini. Kalau tidak, sudah kumakan kau.”
Alkitab betul-betul mengubah orang menjadi lebih baik, dan fakta menakjubkan ini menguatkan bahwa Alkitab diilhami oleh Tuhan.

Ini Tulisan Serial Tentang Alkitab : Masihkah Dapat Dipercaya ??? ; Masihkah Ada yang Dipercaya–Bagian 6 ; Masihkah Ada yang Dipercaya–Bagian 5 ; Masihkah Ada yang Dipercaya–Bagian 4 ; Masihkah Ada yang Dipercaya–Bagian 3 ; Masihkah Ada yang Dipercaya–Bagian 2 ; Masihkah Ada yang Dipercaya–Bagian 1